Review Film Ngeri Ngeri Sedap, Film yang Menggambarkan Keluarga Batak


Film Indonesia sedang berada di atas awan karena sedang digandrungi banyak penonton. Salah satu film hebat yang sedang diputar di bioskop adalah Ngeri Ngeri Sedap. Film yang berlatarkan keluarga Batak ini menjadi perbincangan hangat.

Karena film Ngeri Ngeri Sedap dapat mengenalkan kepada penonton tentang kehidupan keluarga Batak dengan cara yang baik.

Tidak hanya itu, film Ngeri Ngeri Sedap ini juga mampu membuat penontonnya tertawa, menangis, dan merasa minder saat menonton film ini. Film ini dimainkan oleh komedian Sumatera seperti Arswendy Beningswara Nasution, Tika Panggabean, Boris Bokir Manullang, Gita Bhebhita Butar-butar, Lolox dan Indra Jegel.

Meskipun komedian mendominasi peran dalam film ini, tetapi mereka memainkan karakter mereka dengan kuat dan detail.

Ekspresi wajah, aksen, dan gerak tubuh para aktor dalam film "Ngeri Ngeri Sedap" memberikan gambaran seperti apa budaya Batak itu.

Plot film ini sangat sederhana dan terasa ringan. Ada bagian yang berat, sedih, dan sedih, namun keseluruhan ceritanya diceritakan dengan sederhana. Tidak perlu memikirkan apa yang akan terjadi selanjutnya. Film Ngeri Ngeri Sedap ini memang dibuat untuk kita nikmati.

Film ini akan menggambarkan konflik yang ada dalam keluarga Batak. Konflik-konflik yang dikisahkan dalam film ini juga sangat erat kaitannya dengan masalah-masalah yang bukan hanya biasa dialami oleh orang Batak tetapi juga sebagian besar masyarakat Indonesia.


Ada kisah orang tua yang sangat merindukan anak-anaknya, hingga terjadi orang tua yang tidak mengizinkan anaknya menikah dengan orang yang bukan Batak. Ada juga konflik antara anak dan orang tua yang diremehkan karena bekerja sebagai komedian dan menetap di Jawa.

Tidak hanya itu, kita juga melihat kesedihan seorang gadis muda yang harus menghapuskan karena ia harus mimpinya untuk merawat orang tuanya di kampung halamannya. Disini kita menjadi sadar akan segala tindakan egois yang kita lakukan untuk keluarga, orang tua dan saudara kita. Film Ngeri Ngeri Sedap ini juga akan membuat penonton membuka mata untuk melihat apa yang dirasakan anggota keluarga lainnya.


Disutradarai oleh Bene Dion Rajagukguk, film Ngeri Ngeri Sedap berhasil menyampaikan lika-liku kehidupan dalam keluarga Batak. Film ini tidak hanya berbicara tentang kerinduan anak-anak yang merantau, tetapi juga tentang bagaimana orang tua dan anak-anak dalam berkomunikasi. Tentang bagaimana orang tua berusaha untuk tetap berpegang pada kebiasaan mereka sementara anak-anak mereka memiliki emosi yang memandu pilihan hidup mereka.

Ada ego dan emosi yang terpancar dari setiap karakter dalam film tersebut. Tapi film ini menyampaikan pesan dengan komedi. Awal cerita selalu membuat penonton tertawa. 

Puncak konflik terasa saat seluruh keluarga Park Domu melampiaskan emosinya. Penonton menangis melihat jeritan dan emosi Salma yang selalu menjadi anak kecil. 

Kerasnya kehidupan keluarga Batak, sulitnya mengekspresikan emosi, dan kepedulian antara orang tua dan anak-anak terekam sempurna dalam film Ngeri Ngeri Sedap. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Marga Suku Batak yang Ada di Sumatera Utara

Daftar Marga Suku Batak yang Ada di Toba Berdasarkan Abjad

Umpasa Batak Pernikahan Yang Unik Dan Enak Didengar