Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

5 Fakta Mangain dalam Tradisi Pemberian Marga pada Suku Batak

Gambar
  Dalam budaya Batak, marga menjadi identitas yang digunakan sebagai pengingat akan hak dan kewajiban seseorang dalam adat istiadat. Solusi untuk menjaga keutuhan marga dan garis keturunan adalah perkawinan. Perkawinan Batak tidak hanya mempersatukan laki-laki dan perempuan, tetapi juga sistem hubungan marga kedua belah pihak. Idealnya, pernikahan adat Batak dilakukan oleh dua orang yang juga satu suku Batak. Namun, ketika seorang Batak menikah dengan suku lain, praktik yang biasa dilakukan adalah menjalankan tradisi Mangain.  1. Apa itu Mangain Sistem perkawinan Batak memiliki tradisi memberikan marga kepada seseorang yang bukan keturunan Batak jika ingin menikah dengan keturunan Batak setempat. Tradisi ini disebut Mangain.  Proses Mangain dilakukan dengan mengangkat seorang non-Batak (suku lain) untuk diadopsi dari keluarga keturunan Batak tertentu. Setelah diangkat dan ditempatkan pada suatu marga, ia dianggap sebagai bagian dari garis keturunan yang sah dan berhak mewarisi salah sa

Legenda Danau Toba, Cerita Rakyat dari Sumatera Utara

Gambar
Legenda Danau Toba merupakan salah satu cerita rakyat yang berasal dari Sumatera Utara (Sumut). Cerita ini hingga saat ini masih diperdebatkan akan kebenarannya. Legenda ini bercerita tentang asal usul Danau Toba dan Pulau Samosir. Kedua tempat wisata ini kian populer dan sering menjadi destinasi wisata masyarakat yang datang dari luar kota. Lantas, seperti apa sih cerita rakyat Danau Toba ini? Penasaran? Simak ulasan di bawah ini agar kamu dapat mengambil hikmat dan nilai moral dari peristiwa tersebut. Legenda Danau Toba Kisah ini berawal dari seorang anak muda bernama Toba. Ia sudah menjadi yatim piatu dan hidup sebatang kara. Pekerjaan sehari-harinya adalah memancing dan bekerja di ladang. Pada suatu hari, Toba memutuskan untuk memancing di dekat sungai untuk menjadikannya sebagai lauk. Hal baik datang kepadanya hari itu, ia sangat beruntung karena mata kail yang dilemparkannya berhasil menangkap seekor ikan besar. Lantas, ikan itu membuatnya bingung karena memiliki ukur

Mengenal Bulang, Kain Khas Simalungun untuk Perempuan

Gambar
Pakaian adat merupakan pakaian yang digunakan seseorang dengan tujuan menunjukkan kebudayaan suatu masyarakat. Pakaian adat mewakili masyarakat dan adat suatu daerah dan membedakannya dengan adat daerah lain. Pakaian adat biasanya dikenakan pada upacara adat, pesta maupun dukacita. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang pakaian adat Simalungun yang hanya bisa digunakan oleh perempuan. Salah satu jenis pakaian adat ini sering disebut dengan Bulang. Bulang merupakan penutup kepala perempuan yang bahannya berasal dari kain ulos. Kain Ulos yang merupakan jenis pakaian adat masyarakat batak khususnya Simalungun dibuat sebagai penutup kepala untuk perempuan. Bentuknya mirip seperti Rumah Adat Batak dan memiliki arti dan filosofinya tersendiri. Sejarah Bulang Zaman dahulu,   kain Bulang ini dipakai oleh para perempuan di Simalungun khusus untuk ibu rumah tangga yang akan menghidangkan makanan sehingga rambutnya tidak terurai dan tidak jatuh ke dalam makanan. Meski

Kumpulan Kosakata Bahasa Batak Lengkap dengan Artinya

Gambar
Bahasa Batak merupakan bahasa yang dituturkan sebagian besar masyarakat asal Sumatera Utara. Terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah Tapanuli, Karo, Simalungun, hingga Danau Toba. Menariknya, penggunaan bahasa Batak ini tidak hanya dipakai bagi mereka yang tinggal di daerah Sumatera Utara. Banyak dari mereka yang tetap menggunakan bahasa Batak ketika merantau dalam rangka menempuh pendidikan atau mencari nafkah di kota lain. Terdapat lima dialek yang dituturkan oleh masyarakat yaitu Toba, Mandailing, Simalungun, Pakpak, dan Karo. Nah, salah satu bahasa yang bisa kamu pelajari adalah bahasa Batak Toba yang cukup banyak digunakan masyarakat Sumut. Namun, bagi sebagian orang belajar bahasa Batak Toba mungkin akan cukup sulit. Hanya saja, kamu dapat mempelajarinya lewat bahasa Batak dan artinya yang sederhana. Misalnya bahasa Batak aku sayang kamu yaitu holong rohakku tu ho atau pengucapan kata horas. Nah, buat kamu yang ingin belajar bahasa Batak, berikut beberapa Kosakata

4 Macam Baju Adat Batak dalam Pernikahan

Gambar
Dalam kehidupan modern saat ini, adat masih tidak begitu saja mudah untuk dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Apalagi bagi mereka yang berasal dari daerah yang memiliki tradisi yang sangat kuat, seperti masyarakat Batak. Hal ini terlihat pada acara-acara suku Batak, salah satunya adalah pernikahan. pakaian pengantin yang dikenakan oleh masyarakat Batak terlihat sangat unik.  Dalam pernikahan Batak, ada banyak rangkaian acara yang perlu dilakukan. Memang akan terlihat rumit, tetapi tetap harus dilaksanakan jika ingin menikah dalam adat Batak. Tidak hanya acaranya yang cukup panjang, namun juga pakaian adat tradisional yang menambah kekentalan dan menambah kehangatan suasana. Dalam memilih baju pernikahan, haruslah menggunakan pakaian pernikahan sesuai dengan suku atau daerah asal. 1. Batak Karo Busana pengantin adat Batak pertama berasal dari suku Karo. Suku ini merupakan salah satu yang terbesar di Sumatera Utara karena jumlah populasi masyarakatnya yang besar. Sepintas, pakaian pen

Gotong, Penutup Kepala Kaum Pria Dari Simalungun

Gambar
  Sebutan penutup kepala pria bagi masyarakat Simalungun, dibagi dalam tiga penyebutan yaitu; gotong, porsa dan takkuluk. Gotong adalah penutup kepala yang digunakan pada adat suka cita (malas ni uhur) seperti pernikahan, kelahiran, rumah baru dan lain sebainya. Porsa adalah penutup kepala yang digunakan pada adat duka cita khusunya meninggal sayur matua. Sedangkan takkuluk adalah penutup kepala biasa yang digunakan dan tidak berhubungan sama sekali dengan adat istiadat. Gotong merupakan penutup kepala yang khusus digunakan oleh kaum pria di Simalungun dan akan selalu hadir di setiap perayaan adat Simalungun. Pemakaian gotong   dalam perayaan adat Simalungun merupakan simbol dari budaya etnik Simalungun dan menyimpan berbagai kisah di dalamnya mulai dari sejarah hingga makna yang terkandung di dalamnya. Sejarah Gotong Kain yang digunakan sebagai bahan pembuat gotong adalah kain batik/bermotif batik dari Jawa. Tentu ini menjadi sesuatu hal yang menarik, kenapa harus kain bat

Alasan Mengapa Marga Sangat Penting bagi Suku Batak

Gambar
Suku Batak adalah salah satu suku yang berasal dari Sumatera Utara. Sampai saat ini, suku Batak selalu menjunjung tinggi marganya. Bahkan saat dua orang Batak bertemu, hal pertama yang mereka tanyakan adalah dari marga apa dia berasal. Karena dalam suku Batak, marga adalah pertanda nama tempat asal seseorang dan orang-orang yang berasal dari marga yang sama dapat dianggap berkerabat dekat. Tidak heran jika orang Batak masih melestarikan dan selalu menjunjung tinggi marga yang ia miliki. Marga Menandakan Silsilah Keturunan Bagi orang Batak, marga menunjukkan dari garis keturunan mana mereka berasal. Hal ini penting untuk orang Batak karena silsilah inilah sebagai identitas bagi orang Batak dalam pergaulan sehari-hari. Mengetahui silsilah mereka membuat orang Batak menjadi semakin bisa menyesuaikan diri dalam pergaulan sehari-hari, terutama saat bertemu dan menghabiskan waktu dengan orang Batak lainnya. Hal ini menjadi salah satu kebanggaan dalam melestarikan silsilah keluarganya. Marga

5 Film Bertema Budaya Batak yang Wajib Kamu Tonton

Gambar
Batak merupakan salah satu suku yang sangat beragam, mulai dari adatnya, marga, hingga sejarah latar belakang perkembangan budaya batak di Indonesia.   Tak hanya itu, suku yang berada di Sumatera Utara, Indonesia ini juga memiliki daya pikat alamnya yang sangat indah. Hal itulah yang membuat banyak para penggiat sineas tertarik mengangkat tema budaya Batak ke dalam filmnya. Selain untuk menghibur, film yang bernuansa budaya yang kental ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat. Lantas, apa saja sih film yang bernuansa budaya Batak yang telah dirilis di bioskop? Yuk, ikuti ulasan berikut ini! 1. Ngeri-Ngeri Sedap Film yang pertama adalah Ngeri-Ngeri Sedap. Film ini menceritakan kisah Pak Domu dan Mak Domu yang tinggal bersama anak perempuannya Sarma. Pak Domu dan Mak Domu ingin sekali tiga anaknya, yaitu Domu, Gabe dan Sahat yang sudah lama merantau pulang untuk menghadiri acara adat untuk opungnya. Akan tetapi ketiga anaknya itu menolak pulang karena hubungan mereka t

Nenek Moyang Suku Batak dari Asia Selatan?

Gambar
Suku Batak adalah suku yang tinggal di sekitar Danau Toba di Sumatera Utara. Suku ini tersebar hampir di seluruh Sumatera Utara. Mengutip Kitab Suku Sumatera karya Giyanto, nenek moyang orang Batak adalah sekelompok Proto-Melayu atau Paleo-Melayu. Kelompok ini berasal dari Asia Selatan dan bermigrasi ke Nusantara melalui Sumatera. Mereka melintasi Sumatera dari Semenanjung Malaya dan akhirnya menetap di sekitar Danau Toba di Sumatera Utara. Kemudian, kelompok Proto Melayu mendirikan pemukiman di Sianjur mula-mula. Permukiman itu tumbuh dan menyebar ke daerah sekitarnya. Giyanto mengatakan bahwa, ada beberapa teori tentang nenek moyang orang Batak. Salah satu versi mengatakan nenek moyang orang Batak adalah raja Batak. Menurut kitab Tarombo Borbor Marsada yang dikutip oleh Giyanto, Raja Batak memiliki tiga orang putra. Ketiga anak itu adalah awal dari sebuah marga Batak. Suku Batak Menurut Giyanto, suku Batak tercatat memiliki 11 sub suku. Sub-suku tersebut antara lain Batak Karo, Batak