Seputar Fakta Menarik Suku Mandailing yang Jarang Diketahui

Setiap suku pasti memiliki keunikannya masing-masing, salah satunya suku Mandailing. Ada banyak fakta menarik Suku Mandailing yang mestinya diketahui oleh banyak orang, terutama masyarakat yang tinggal di Sumatera Utara.

Suku Mandailing merupakan salah satu suku atau etnis yang banyak ditemukan di bagian Utara Sumatera.

Lebih spesifiknya, suku Mandailing ini banyak tersebar di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Selain itu, suku ini juga banyak tersebar di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Padang Lawas dan Padangsidimpuan.

Lantas, apa saja sih fakta menarik suku Mandailing? Ingin tahu? Berikut beberapa fakta menariknya.

1. Termasuk dalam Rumpun Batak

Perlu kamu ketahui suku Mandailing memiliki ikatan yang kuat dengan rumpun budaya Batak. Dahulu, Batak menjadi satu-satunya suku yang ada di Sumatera Utara.

Kemudian, kaum Padri yang datang dari Minangkau masuk dan membawa pengaruh ke daerah Padang Lawas dan Natal. Pada saat itu-lah terjadi perbauran antara budaya Batak dengan budaya Minang dan agama Islam. Hal ini berujung pada kelahiran subetnis bernama Mandailing.

Tak heran jika mayoritas warga Suku Mandailing memeluk agama Islam dan ada pula yang memeluk agama Kristen.

2. Pentingnya Marga Bagi Suku Mandailing

Ada banyak marga Mandailing, di antaranya yaitu Nasution, Parinduri, Pulungan, Hasibuan dan Batu Bara. Kemudian, ada lagi marga Nai Monte, Daulay, Dolok, Maga, Matondang, Rambe, Mangintir, Margara dan lainnya.

Bagi warga Mandailing, marga adalah salah satu hal yang sangat penting dan acap kali dijadikan bahan perbincangan satu sama lain.

Jadi, jangan heran jika ada warga Mandailing yang baru mengenal orang yang sesama berasal dari etnis Mandailing menanyakan atau berbincang terkait marga.

3. Tuhor dalam Pernikahan Mandailing

Bagi kamu yang berdomisili atau bahkan lahir di tanah Sumatera Utara pastinya sudah tidak asing lagi dengan Tuhor.

Namun, kamu yang bukan orang Sumatera Utara mungkin sedikit asing atau bahkan belum pernah mendengar istilah itu.

Tuhor dapat diartikan sebagai uang yang diperuntukkan mas kawin dalam pernikahan. Pihak calon mempelai pria yang harus menyiapkan Tuhor untuk kebutuhan pernikahan.

Di antaranya, untuk membelikan pakaian yang akan dikenakan calon mempelai wanita saat momen pernikahan, biaya pernikahan dan lain sebainya.

4. Menikah Saat Mapan

Tidak hanya suku Mandailing, suku Batak  juga selalu memegang prinsip kemapanan hidup. Bahkan, di luar Sumatera pun secara umum tetap menggenggam prinsip tersebut.

Perihal menikah, warga etnis Mandailing dan Batak pun memegang prinsip yang sekiranya berbunyi ‘tidak akan menikah sebelum hidup mapan’.

Oleh karenanya, warga di sana secara umum berprinsip harus mapan terlebih dahulu sebelum menikah, baik itu untuk laki-laki maupun perempuan.

5. Menghormati Orang Tua

Fakta unik yang keterakhir adalah menghormati orang tua. Menghormati dan menghargai orang tua merupakan salah satu hal mutlak yang harus diterapkan dalam kehidupan berkeluarga di Mandailing.

Menariknya, orang tua yang dihormati dan dihargai tidak akan merasa ‘gede rasa’. Mereka akan tetap mengedapankan sikap mengayomi keluarga dan orang lain dalam berbagai aktivitas. Bukankah sikap seperti ini menjadi teladan baik untuk kita semua?

Nah, itulah seputar fakta menarik suku Mandailing yang jarang diketahui. Sekarang kamu sudah tahu kan beberapa hal mengenai Mandailing? Oh iya, orang Mandailing kini sudah tersebar ke seluruh daerah di Indonesia bahkan luar negeri loh. Cara mengetahuinya, kamu cukup mengecek marganya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Marga Suku Batak yang Ada di Sumatera Utara

Daftar Marga Suku Batak yang Ada di Toba Berdasarkan Abjad

Umpasa Batak Pernikahan Yang Unik Dan Enak Didengar