Mengenal ‘Peleng Sicina Mbara’ Makanan Khas Pakpak


Makanan khas suku Pakpak Pelleng Sicina Mbara adalah salah satu hidangan tradisional yang berasal dari suku Pakpak, salah satu suku di wilayah Sumatera Utara, Indonesia. Pelleng Sicina Mbara adalah makanan khas suku Pakpak yang terbuat dari berbagai bahan makanan yang diolah dengan rempah-rempah khas, sehingga menghasilkan cita rasa yang unik dan lezat.

Pelleng terbuat dari nasi yang berbentuk lunak dengan campuran rempah rempah seperti kunyit, lengkuas, bawang, cabe dan masih banyak lagi. Sekilas terlihat seperti nasi kuning. Pelleng biasanya dilengkapi dengan daging sebagai lauknya. Daging yang digunakan adalah ayam kampung.

Makna dari makanan Pelleng

  • Untuk memberikan doa/nasehat berupa peddah(kata kata bijak) kepada seseorang agar mendapatkan berkah dalam hidupnya berupa rezeki yang lancar, mendapatkan pekerjaan, menjadi orang pintar. Bisa di singkat Pelleng adalah Doa dan Harapan.
  • Untuk memupuk dan menumbuhkan jiwa semangat dan kekuatan pada batin dan hati seseorang lewat pesan yang disampaikan atau doa(sodip) keluarga. Dengan Pelleng ini diharapkan akan kuat dan berwibawa serta tangguh jka ingin berperang melawan musuh. Bisa disingkat Pelleng adalah Kekuatan.
  • Untuk mempererat tali persaudaran antara sesama anggota keluarga. Seperti bentuk Pelleng yang lengket dan menyatu satu sama lain menjadi satu rasa yang nikmat. Bisa disingkat Pelleng adalah Persatuan.
  • Dengan perantara pelleng dan sodip (doa) diharapkan jiwa dan raga menjadi sehat dan kuat terhilang dari segala penyakit. Bisa dikatakan Pelleng adalah Obat.
  • Untuk memberikan rasa aman dan mendamaian orang orang yang berselisih agar menjadi tentram dan damai hidup rukun. Bisa dikatan Pelleng adalah Perdamaian.
  • Untuk memberikan rasa percaya diri dan meyakinkan hati agar pekerjaan yang akan dilakukan selesai semesatinya sesaui dengan target awal. Tetap gigih dalam bekerja dan mampu mengahahadapi rintangan jika sewaktu waktu ada tanpa pantang menyerah. Bisa dikatakn Pelleng adalah Perjuangan.
  • Sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki yang sudah didapatkan, dan berharap kedepannya tetap mempunyai rezeki yang semakin baik. Bisa dikatakan Pelleng adalah Kesuksesan.
  • Sebagai ungkapan rasa bahagia karena berkumpulnya anggota keluarga. Merasa cukup atas pemberian Tuhan kepada keluarga sehingga menikmati kebersamaan keluarga dengan Pelleng. Bisa dikatakan Pelleng adalah Kebahagiaan.

Resep Peleng

Bahan bahan:

Minyak

Air

Garam

Cabe rawit merah tidak digiling

Beras (sesuai keinginan banyaknya Pelleng)

Ayam kampung (yang besar biar kenyang)

Untuk Pelleng:

Kunyit

Pala

Lengkuas

Bawang

Cabe

Untuk bumbu lauk:

Kunyit

Santan Kelapa

Dll (bumbu lain yang mungkin perlu)

Memasak Pelleng

Masaklah nasi dengan kadar air yang lembut, artinya jangan sampe keras tetapi lunak. Tetapi tidak bubur.

Goreng atau masak bumbu Pelleng yang sudah disebutkan diatas

Jika nasinya sudah matang, masukkanlah bumbu Pelleng lalu aduk dengan nasi sampai rata.

Berikan garam sedikit, jangan sampe asin kali ntar tidak bisa dikuahi lagi.

Pastikan nasi Pellengnya dalam keadaan lunak dan sudah rata. Selanjutnya tetap biarkan dalam priuk (dijalekan) .

Membuat Arbuk

Goreng kering, tanpa minyak beras hingga matang, lalu tumbuk hingga halus

Arbuk berbentuk halus seperti tepung, tapi gak usah halus halus kali.

Arbuk ini akan dimasak bersama kuah ayam nantinya

Membuat Lauk

Sembelih ayam dengan baik dan benar

Bersihkanlah ayam dari bulunya

Potong dengan bersendihi. Dipotong pada bagian sendi sendinya. Pada bagian dada sampai pertama biasanya dibagi 4 bagian.

Untuk bagian leher, sayap luar dan usus bisa di potong kecil kecil untuk dijadikan “tek tek”

Selanjutnya masak ayam secara berkuah (ada kuahnya masudnya)

Jangan lupa masukkan juga arbuknya

Setelah matang pisahkan semua antara kuah, lauk, tek-tek dan arbuk

Cara Menyajikan Pelleng

Pelleng disajikan secara khas dan unik. Untuk menyajikan Pelleng tidaklah sulit. Pastikan dulu nasi Pellengnya sudah matang dan rata dengan campuran bumbunya. Pastikan warnanya kuning. Berikut ini cara menyajikannya.

Ambil nasi Pelleng dan tempatkan dalam piring, bentuklah dengan tangan seperti gunung. Buat sesuai jumlah keluarga.

Tempatkan tektek dengan campuran arbuk diatas bukit pelleng

Tancapkan juga cabe rawit merah di bukit pellengnya.

Ambil daging ayam kesukaan. Tempatkan pula diatas pellengnya, kalau gak muat dibukitnya gak usah dipaksakan, ntar tumpah.

Berikan kuah secukupnya

Duduk ditempat masing masing lalu berikan doa atau sodip.

Sekarang Pelleng siap dimakan

Pelleng disebut juga sebagai Pelleng Si Cina Mbara (Pelleng Si Cabe Merah) karena adanya cabe merah didalamnya yang melambangkan kekuatan yang membara dan berapi api layaknya pedasnya cabe.

Posting Komentar

0 Komentar